Cara Konfigurasi Modul I/O Local pada Rslogix 5000

Apabila kita akan menggunakan modul I/O pada project ControlLogix, maka kita harus melakukan I/O Configuration. Konfigurasi untuk tiap-tiap modul berbeda-beda sesuai dengan jenis modul yang dipakai. Pada umumnya semua modul yang akan dipakai pada project ControlLogix memerlukan I/O Configuration. Ini termasuk juga modul komunikasi atau controller lain yang akan dipakai pada project. Modul I/O bisa diletakkan pada chassis yang sama dengan controller-nya (disebut I/O local) atau bisa diletakkan pada chassis yang berbeda (I/O remote) Perlu diketahui juga bahwa dengan ControlLogix kita bisa membuat logic (ladder atau Function Block) terlebih dahulu tanpa melakukan I/O Configuration. Hal ini dilakukan dengan menggunakan tag-tag yang tidak menunjuk ke I/O (menggunakan Base Tag) Kemudian setelah selesai membuat logix kita bisa mengkonfigurasi modul I/O dan lalu memasukkan tag-tag I/O pada daftar tag yang telah ada.

Cara konfigurasi Modul I/O Lokal

Pada jendela project, klik kanan pada folder I/O Configuration dan klik pada New Module. Muncul jendela dialog Select Module Type.

Minsalkan kita akan menggunakan modul digital input 1756-IB16D (slot 2), modul digital output 1756-OB16D (slot 0 dan 3), modul analog input 1756-IF6I (slot 8) dan modul analog output 1756-OF6VI (slot 7). Modul digital output pada slot 4 akan dipakai oleh Controller pada slot 3.

Konfigurasi Modul Digital Input

Pertama-tama kita akan meng-konfigurasi modul digital input yang ada pada slot 2. Modul digital input ini terhubung dengan push button dengan label DI0 sampai DI11 dan dengan selector switch dengan label DI12 sampai DI15 pada simulator ControlLogix. Pada daftar modul yang ada cari dan pilih 1756-IB16D, kemudian klik OK. Pada layar akan tampil jendela Module Properties.

Masukkan nama DigitalInputSlot2 untuk modul ini pada kotak Name yang tersedia, kemudian pada kotak Slot pilih Slot 2 karena modul input ini ada pada slot 2 chassis. Untuk Communication Format pilih Full Diagnostics – Input Data. Communication format menentukan jenis komunikasi modul dengan controller, jenis pemilikan controller terhadap modul dan struktur data yang akan digunakan oleh modul. Untuk tiap-tiap modul, jenis communication format yang didukungnya berbeda-beda. Pada kotak Electronic Keying pilih jenis penguncian yang diinginkan. Pilihlah Compatible Module.

Klik Next> untuk beralih ke jendela Module Property berikutnya.

Requested Packet Interval menyatakan periode update data dari modul. Walaupun demikian pada kasus-kasus tertentu digunakan juga metode Change of State. Biarkan kotak RPI tetap berisi 5 ms. Pilihan Inhibit Module memungkinkan kita untuk memutuskan hubungan controller dengan module. Klik Next> untuk beralih ke jendela berikutnya. Jendela ini aktif hanya ketika sedang online dengan processor. Klik Next> lagi untuk ke jendela berikutnya. Akan ditampilkan setting Change of State, Diagnostic dan Filter Time.

Pada jendela ini kita dapat mengubah fungsi diagnostic dan input change of state per point dan filter time. Klik pada kotak Enable Diagnostics for Open Wire dan kotak Enable Diagnostic Latching untuk input 0 sampai dengan 7 untuk men-disable-kan fungsi-fungsi ini. Klik Next> dua kali dan kemudian klik Finish.

Setelah I/O Configuration untuk modul input ini selesai maka RSLogix 5000 secara otomatis akan membuat tag-tag untuk modul ini. Pada jendela project klik ganda pada Controller Tags di bawah folder Controller Training. Akan muncul jendela Monitor Tags pada layar sebelah kanan. Tag-tag ini disusun secara terstruktur sampai ke level bit.

Informasi pada tag yang tersedia tergantung pada jenis module yang digunakan sedangkan nama tag tergantung pada lokasi module tersebut pada chassis (slot dan local atau remote) Secara umum format tag I/O adalah sebagai berikut:

         Location:SlotNumber:Type.MemberName.SubMemberName.Bit

Pada contoh di atas input terminal 3 modul digital input 1756-IB16D dapat diakses pada tag

Local:2:I.Data.3. Nama Local menunjukkan bahwa modul dari tag tersebut berada pada chassis yang sama dengan controller.

Konfigurasi Modul Digital Output

Buka kembali jendela I/O Configuration. Sekarang kita akan mengkonfigurasi modul digital output. Modul digital output yang digunakan adalah 1756-OB16D dan berada pada slot 0 dan 3. Modul digital output pada slot 3 akan dikonfigurasi pada saat menggunakan controller pada slot 3. Untuk controller pada slot 1 kita hanya akan menggunakan modul digital output pada slot 0. Pada daftar modul yang ada cari dan pilih 1756-OB16D, kemudian klik OK. Pada layar akan tampil jendela Module Properties.

Masukkan nama DigitalOutputSlot0 untuk modul ini, kemudian pada kotak Slot pilih Slot 0 karena modul output yang akan dikonfigurasi berada pada slot 0 chassis. Untuk Communication Format pilih Full Diagnostics – Output Data.

Klik Next> untuk beralih ke jendela Module Property berikutnya. Tidak ada informasi yang akan dimasukkan pada jendela ini, klik kembali Next>. Jendela ini aktif hanya ketika sedang online dengan processor. Klik Next> lagi untuk ke jendela berikutnya. Akan ditampilkan setting Output State dan Diagnostic.

Pada jendela ini kita dapat mengubah fungsi diagnostic dan output state per point. Kita akan mengubah Output State pada Program Mode untuk point 0 dan 1 menjadi On dan point 2 dan 3 menjadi Hold. Klik pada tanda panah bawah pada kotak 0 dan 1 pada kolom Program dan pilih On, kemudian untuk point 2 dan 3 pilih Hold. Untuk fungsi diagnostic klik pada kotak Enable Diagnostics untuk input 0 sampai dengan 4 untuk men-disable-kan fungsi ini. Klik Next> tiga kali dan kemudian klik Finish.

Setelah I/O Configuration untuk modul output selesai maka RSLogix 5000 secara otomatis akan membuat tag-tag untuk modul ini. Buka jendela Monitor Tags dan perhatikan tag yang dibuat RSLogix 5000 untuk modul output ini. Output point pada modul output ini dapat diakses melalui tag Local:0:O.Data.0 sampai dengan Local:0:O.Data.15.

Konfigurasi Modul Analog Input

Buka jendela I/O Configuration. Modul analog input yang digunakan pada simulator ControlLogix adalah 1756-IF6I dan berada pada slot 8. Pada daftar modul yang ada cari dan pilih 1756-IF6I, kemudian klik OK. Pada layar akan tampil jendela Module Properties.

Masukkan AnalogInputSlot8 untuk nama modul ini, kemudian pada kotak Slot pilih slot 8 karena modul analog input yang akan dikonfigurasi berada pada slot 8 chassis. Untuk Communication Format pilih Float Data. Klik Next> untuk beralih ke jendela Module Property berikutnya. Tidak ada yang diubah pada konfigurasi sehingga kita meng-klik Next> kembali. Jendela ini juga hanya aktif pada saat online. Klik Next> kembali.

Pada jendela ini kita bisa mengkonfigurasi parameter untuk tiap-tiap channel. Karena kita hanya menggunakan dua channel dari modul analog input ini, maka masukkan parameter seperti di atas untuk Channel 0 dan 1. Klik Next>.

Masukkan parameter-parameter alarm seperti gambar di atas untuk Channel 0 dan 1, kemudian klik Next>. Kalibrasi tidak akan dilakukan sehingga kita mengklik Next> kembali. Layar ini hanya aktif pada saat online. Klik Finish >> untuk keluar dari jendela I/O Configuration.

Buka jendela Controller Tags. Data analog Channel 0 sampai 5 modul analog input ini dapat diakses melalui tag Local:8:I.Ch0Data sampai dengan Local:8:I.Ch5Data.

Konfigurasi Modul Analog Output

Buka jendela I/O Configuration. Modul analog output yang digunakan pada simulator ControlLogix adalah 1756-OF6VI dan berada pada slot 7. Pada daftar modul yang ada cari dan pilih 1756-OF6VI, kemudian klik OK. Pada layar akan tampil jendela Module Properties.

Masukkan AnalogOutputSlot7 untuk nama modul ini, kemudian pada kotak Slot pilih slot 7 karena modul analog output yang akan dikonfigurasi berada pada slot 7 chassis. Untuk Communication Format pilih Float Data. Klik Next> untuk beralih ke jendela Module Property berikutnya. Tidak ada yang diubah pada konfigurasi sehingga kita meng-klik Next> kembali. Jendela ini juga hanya aktif pada saat online. Klik Next> kembali.

Pada jendela ini kita bisa mengkonfigurasi parameter untuk tiap-tiap channel. Kita akan menggunakan parameter default sehingga parameter-parameter yang ada tidak perlu diubah.

Klik Next> untuk ke jendela berikutnya.

Pada jendela ini kita mengatur Output State modul analog output. Ubah konfigurasi yang ada sehingga seperti pada gambar di atas. Lakukan hanya untuk channel 0 saja. Klik Next> kembali. Muncul jendela untuk mengatur parameter limit.

Masukkan parameter High Clamp dan Low Clamp seperti di atas untuk Channel 0 dan 1. Klik kembali Next>. Kalibrasi tidak akan dilakukan sehingga kita mengklik Next> kembali. Layar ini hanya aktif pada saat online. Klik Finish >> untuk keluar dari jendela I/O Configuration.

Lihat pada Controller Tags, tag-tag yang telah dibuat untuk modul analog output ini.

Data analog Channel 0 sampai 5 modul analog output ini dapat diakses melalui tag Local:7:O.Ch0Data sampai dengan Local:7:O.Ch5Data.

 

Belajar sambil berbagi itu indah, jangan lupa di share untuk berbagi

http://tutorialplc.com

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.