Kalibrasi Analog Output Pressure Transmitter

Pressure Transmitter adalah suatu alat yang dipergunakan untuk tekanan. Satuan yang biasa digunakan adalah dalam PSI. Tekanan ini kemudian dikonversikan dalam bentuk 4-20 mA yang selanjutnya dikirim ke system kontrol. Pressure Transmitter ini biasanya dipakai untuk mengukur tekanan pada suatu pipa dan tinggi level cairan/fluida dalam suatu tangki. Sedangkan level tangki cukup dengan mengukur perbedaan tekanan antara berat jenis fluida yang akan diukur dibandingkan dengan tekanan yang telah diketahui. Untuk fluida yang terbuka saluran input (untuk perbandingan) yang satunya dapat menggunakan tekanan udara luar, sedangkan untuk mengukur fluida yang tertutup (seperti air dari kondensasi gas), menggunakan sealpot atau tubing yang telah diisi dengan air dan kemudian dihitung berat air tersebut dari tinggi transmitter.

Pada tutorial ini dijelaskan cara yang umum dipakai untuk mengkalibrasi Analog output dan Digital to Analog Trim. Adakalanya dalam jangka waktu tertentu atau pada saat penginstalan perlu dilakukan kalibrasi ulang, karena pemakaian yang berulang-ulang dari alat yang terjadinya pergeseran pengkalibrasian yang dari pabrik tidak sesuai dengan kebutuhan dilapangan

Adapun tujuan dari kalibrasi adalah untuk mendapatkan bacaan pressure transmitter yang akurat dan benar. Berpengaruh terhadap pengukuran proses fluida dan tampilan di HMI

Contoh brand Pressure Transmitter seperti :

  • Rosemount (RMT)
  • Honeywell (HNW)
  • Yokogawa (YKG)

Tools yang diperlukan untuk kalibrasi antara lain :

  • Obeng plus dan minus
  • Hand Pump
  • Hard Communicator 375
  • mA Source/injector (Fluke)

Ada beberapa langkah untuk melakukan kalibrasi transmitter :

A. Kalibrasi Analog Output

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Tutup aliran dengan mengunci keran- keran yang ada atau dari manifold transmitter yang telah tersedia
  2. Release pressure tersisa pada line dengan membuka drain valve, jangan lupa untuk menutup kembali drain valve ketika pressure di line sudah terbuang.
  3. Buka tubing dari line ke transmitter.
  4. Pasangkan Handpump dan kunci kembali saluran release
  5. Lepaskan kabel analog output dari PLC ke Transmitter
  6. Hubungkan multimeter (mA injector) dan HART Communicator seperti pada gambar

 

 

 

 

 

 

 

7. Tekan tombol Power pada HART Comm untuk mulai start up.

 

 

 

 

 

 

 

 

8. Arahkan kursor ke menu “Device setup” dan Tekan tombol “1”. Dan perhatikan display menunjukkan parameter parameter yang telah diset sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

9. Arahkan kursor ke menu “Diag/Service” dengan menekan tombol “2”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

10. Arahkan kursor ke menu “Calibration” dengan menekan tombol “3”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

11. Arahkan kursor ke menu “Trim Analog Output” dengan menekan tombol “2”

 

 

 

 

 

 

 

12. Arahkan kursor ke menu “D/A Trim” dengan menekan tombol “1”

 

 

 

 

 

 

 

 

13. Tekan tombol “OK”

 

 

 

 

 

 

 

 

14. Pastikan multimeter sudah tersambung. Tekan kembali “OK”

 

 

 

 

 

 

 

15. Tekan kembali “OK”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

16. Masukkan nilai bacaan pada HART Comm sesuai dengan yang terbaca pada multimeter. Tekan “ENTER”

 

 

 

 

 

 

 

 

17. Bila pembacaan multimeter menunjukkan 4 mA arahkan kursor ke menu label “Yes” dilanjutkan dengan menekan “ENTER”

18. Bila pembacaan multimeter belum menunjukkan 4 mA arahkan kursor ke menu label “No” dilanjutkan dengan menekan “ENTER”. Ulangi sampai pembacaan multimeter menunjukkan angka 4 mA

 

 

 

 

 

 

 

 

19.Tekan tombol “OK”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

20. Masukkan nilai bacaan pada HART Comm sesuai dengan yang terbaca pada multimeter. Tekan “ENTER”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

21. Bila pembacaan multimeter menunjukkan 20 mA arahkan kursor ke menu label “Yes” dilanjutkan dengan menekan “ENTER”

22. Bila pembacaan multimeter belum menunjukkan 20 mA arahkan kursor ke menu label “No” dilanjutkan dengan menekan tombol “ENTER”. Ulangi sampai pembacaan multimeter menunjukkan angka 20 mA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

22. Tekan tombol “OK” untuk kembali ke menu awal

Itu lah beberapa step cara melakukan kalibrasi pada analog output pada pressure trasmitter, Setelah itu kita lakukan loop test terhadap pressure transmitter kita beri input 4 – 20 mA secara bertahap. Jika bacaan dari transmitter belum cocok makan kita lakukan kalibrasi pada sensor trasmitter. Bagaimana cara melakukan loop test dan kalaibrasi sensor akan yoppy jelaskan dalam tutorial selanjutnya.

Intinya jika ada nilai bacaan HMI yang tidak cocok kita harus pastikan field instrument sudah linier data yang dikirim. Data Pressure trasnmitter akan masuk ke module Analog Input. Nilai raw dan enginering unitnya harus di sesuaikan dengan range pressure transmitter.   

Semoga bemamfaat, Saling berbagi itu indah…….!

Jika ingin berlangganan tutorial bisa download aplikasi di Playstore 

Get it on Google Play

Tinggalkan commentar jika ada yang ingin ditanyakan, salam.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.